Orangtua Wajib Waspadai Aplikasi Snapchat

[InternetSehat] Banyak sekali aplikasi yang populer. Namun yang disukai oleh kalangan remaja mungkin hanya sedikit. Salah satu dari yang sedikit itu adalah aplikasi Snapchat. Aplikasi Snapchat merupakan aplikasi yang memungkinkan pengguna mengirimkan gambar ke temannya yang akan terhapus beberapa saat kemudian.

Dengan adanya kemampuan menghapus gambar yang otomatis ini, banyak pengguna Snapchat yang memanfaatkan aplikasi ini untuk berbagi foto tidak wajar atau konten eksplisit  terutama dengan teman atau pacar mereka.

Baru-baru ini seorang siswa sekolah menengah di Amerika Serikat dikenai tuduhan child pornography karena terbukti menyimpan foto eksplisit teman sekelasnya yang dikirim melalui aplikasi Snapchat.

Popularitas Snapchat kemudian terus meningkat. Dalam D Mobile Conference yang dilenggarakan di New York, CEO Snapchat Evan Spiegel mengemukakan bahwa setiap harinya mereka mengirimkan sebanyak 150 juta foto melalui aplikasi Snapchat. Jumlah tersebut meningkat pesat dibandingkan bulan Februari yang lalu yang hanya berjumlah 60 juta foto.

Sebagian besar pengguna Snapchat adalah remaja. Remaja sangat tertarik dengan kemampuan Snapchat yang bisa menghapus gambar yang dikirimkan dalam waktu yang bisa ditentukan, misalnya 5 atau 10 detik. Dengan kemampuan default menghapus foto yang dikirmkan tersebut tidak heran banyak sekali pengguna Snapchat yang sebagian besar remaja tersebut menggunakan aplikasi ini untuk mengirimkan foto eksplisit mereka.

Logika yang mereka pakai adalah bahwa foto tersebut akan terhapus dengan sendirinya. Padahal Snapchat sendiri mengatakan bahwa mereka tidak menjamin foto terhapus atau hilang sama sekali jika ada pihak lain yang sempat menyimpan foto yang dikirimkan.

Kejadian yang menimpa siswa sekolah menengah di Amerika Serikat tersebut adalah contohnya. Foto eksplisit teman sekelasnya sempat ia kirim melalui aplikasi Instagram sehingga foto tersebut tidak terhapus, meskipun di aplikasi Snapchat foto sudah terhapus.

Aplikasi Snapchat yang sangat populer di kalangan remaja, terutama di Amerika Serikat ini memberikan tantangan yang tidak sedikit bagi orang tua agar lebih jeli dalam melakukan pengawasan anak remajanya. Aplikasi Snapchat tentu tidak bisa disalahkan, hal yang penting adalah adanya pengawasan yang lebih baik terhadap remaja tersebut.

Sumber: TechCrunch, Mashable

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s